Tentang Narasiku

Welcome to my little house: Narasiku.com. It's my personal web-blog. I am Christopel Paino, a journalist and was born and live in Gorontalo. Currently, i work as a journalist at www.mongabay.co.id, an Indonesian environmental online news portal. Previously, i was a contributor to Tempo in Gorontalo from 2008 until 2012. I have a passion for news monitoring and an interest in economics, the environment, women and children, also history. Moreover, i like a travelling and experiencing new places and meeting different people.
Christopel Paino
  • 40251156066578486314818
    Kasatmata

    Panggung Sandiwara Sepak Bola Indonesia

    Sabtu, 13 Juni 2015. Seperti biasa, cuaca Gorontalo membakar kulit. Maklum tempat lahir saya ini adalah salah satu daerah yang dilintasi garis khatulistiwa. Pohon-pohon ditebang oleh orang bebal. Panasnya minta ampun. Padahal hari menjelang sore. Di kaki langit, malam seperti sedang mengintip bagaimana saya melaju dengan sepeda motor pabrikan Jepang itu. Di saat yang sama,…

  • 2. Burung gagak di taman Malbourne
    Jelajah

    Melbourne, Burung Gagak dan Gorontalo

    Otopet melaju dengan kencang. Pengemudinya anak lelaki sekira lima tahun. Memakai helm dan sepatu kets, ia melaju berkeliling taman di Argyle Park, Carlton, Melbourne. Ibunya duduk di bangku sembari menjaga bayinya yang asyik bermain dalam kereta. Dua kursi panjang menghadap jalan, ke Lygon Steet, tepat di restoran yang berjejer di kawasan Little Italia. Orang lalu-lalang…

  • 2
    Jelajah, Kasatmata

    Balada Bajo di Tanjung Siaje

      Bagian-bagian runtuh; pusat tak dapat bertahan;… Air pasang bermerahkan darah terlepas, dan di mana-mana Upacara kesucian tenggelam. *** Suatu pagi di tahun 1901. Orang-orang berdatangan pada sebuah tanjung. Dayung tak lagi dikayuh hingga Sope tertambat karang-karang yang surut. Sope, perahu sakral itu sepertinya tidak akan menjadi Leppa. Karena di tanjung, pintu telah mengulurkan tangan…

  • Press
    Kasatmata

    9 Februari: Selamat Hari Lahir PWI

      Hari ini, 9 Februari 2016, banyak macam orang berkumpul di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Di channel TVRI, saya melihat orang nomor satu di kepulauan bernama Indonesia ini ada di podium. Ia sedang berpidato, tapi saya tak menangkap apa isi pidatonya. Bukan karena pidatonya jelek. Bukan! Masalahnya ada pada televisi saya. Siarannya penuh bintik mirip…

  • Tarian dayak ketika menyambut kedatangan saya di kampung dayak Punan Adiu. Foto: Christopel Paino
    Jelajah, Kasatmata

    Kisah Punan

    Pada suatu siang, di penghujung Februari 2015. Saya berada di Kabupaten Malinau, sebelah utara bagian Kalimantan. Dahulunya, Malinau adalah bagian dari Kalimantan Timur yang beribukotakan Samarinda. Wilayah ini cukup dekat dengan Malaysia. Kebutuhan harian masyarakatnya, biasanya diimport dari negeri seberang, seperti gula, sabun, hingga makanan ringan. Dan yang terpenting, semua barang import itu murah dibandingkan…

  • 1. Batas
    Jelajah, Kasatmata

    Batas

    Tengoklah peta Papua, dan simak baik-baik batas negara sesama saudara Melanesia mereka, Papua New Guinea. Batas politik ini seperti kita menyuruh anak SD membuat garis lurus pada selembar kertas memakai mistar. Ini berbeda dengan batas negara pada umumnya yang mengikuti kontur alam.   Di akhir November 2015, saya berkesempatan melihat langsung perbatasan antara pulau barat…

  • Dadara
    Boga

    Lopes, Dadara, Balapis Made In Melbourne

    Melbourne adalah sebuah kota di sebelah tenggara Australia. Saya berada di ibukota Negara bagian Victoria ini sejak awal Mei 2015 lalu hingga mendekati pertengahan Juni 2015. Bisa dikatakan saya beruntung bisa merasakan dan menetap di kota paling nyaman di dunia dan paling layak dihuni di dunia ini. Kota ternyaman itu bukan klaim sepihak. Ini predikat…

  • Jhon 2
    Jelajah

    Hidup Ada di Tangan Jhon

    Jhon Nuru, tukang ojek yang mendampingi saya selama tiga hari membelah hutan di pedalaman Sulawesi. Ia adalah salah satu tukang ojek yang setiap hari menantang maut; melewati jalan yang lebarnya tak lebih dari satu meter,-di kanan tebing, di kiri jurang dengan kedalaman 15 sampai 100-an meter. Bahkan dibeberapa tempat lebar jalan hanya seukuran ban motor….

  • Dandhy Dwi Laksono dan Suparta Arz, dua backpack Journalism. Foto: Facebook Ekspedisi Indonesia Biru.
    Jelajah

    Nenek Moyangku Seorang Backpacker

    Siang yang panas pada 15 September 2015. Saya mengangkat tangan sebagai kode pada seorang lelaki berbadan gempal ketika memasuki sebuah simpang jalan di Kota Gorontalo. Lelaki itu bernama Dandhy Dwi Laksono. Di belakangnya, pria gondrong sebahu menyusul. Dia adalah Suparta Arz. Keduanya yang menunggangi motor bebek modifikasi itu, kemudian mendekati saya dan Geril Dwira, wartawan…

  • Satu jam ketemu Filep Karma
    Kasatmata

    Bertemu Filep Karma

    Pasca pembunuhan Theys Hiyo Eluay pada peringatan hari pahlawan 10 November 2001, muncul satu nama yang telah menjadi simbol perlawanan rakyat Papua. Dia adalah Filep Karma, yang banyak menghabiskan waktunya di penjara. Bagi pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, lelaki bernama lengkap Filep Jacob Semuel Karma ini dianggap orang berbahaya, hanya karena memperingati ulang tahun kedaulatan…

Twitter

Arsip